Postingan

Pada Sebuah Perjalanan

 Hai. Apa kabar? Aku berdoa semoga kalian semua dalam keadaan baik dan sehat (:  Jujur aku bingung bagaimana aku harus memberi intro pada tulisanku kali ini. Mungkin aku akan menuliskannya sesuai dengan bagaimana pikiranku akan berjalan. Jadi, cerita ini berawal dari moment ketika aku pertama kali pulang ke Jogja (dari Solo) sendirian. Perjalanan Jogja-Solo sangat tidak asing bagiku dan mungkin aku sudah mengalaminya ratusan kali karena kebetulan keluarga besarku menetap di Solo lebih tepatnya di Sukoharjo. Sesuatu yang berbeda kali ini adalah, aku pergi seorang diri.  Pada saat itu ada suatu acara mendesakku untuk segera pulang ke Jogja pada pagi hari yang padahal menurut rencana aku dan keluarga ku akan pulang pada sore harinya karena, masih ada beberapa urusan yang harus diselesaikan. Tapi aku bersikeras memaksa untuk pulang pada pagi hari. Ayah mengantarku ke stasiun waktu itu kalau tidak salah umurku 17 tahun dan masih awam ilmu tentang moda transportasi umum. Sesamp...

Trade Off Dalam Kehidupan

Hai Assalamualaikum, Wow it's been almost 4 months aku ga nulis blog hehe udah sampai usang dan berdebu gara-gara ga pernah di isi lagi. But anyway, mumpung ada mood buat nulis jadi kuputuskan untuk menulis sesuatu. Topik nya ringan sih dan mostly tulisan-tulisanku itu adalah hasil aku ngobrol ataupun diskusi dengan oranglain tapi banyak juga sih yang emang dari pemikiranku aja wkwk. Well, selamat membaca 😊 Topik ini judulnya trade off dalam kehidupan. Jadi gini dulu waktu pertama kali kuliah alias masih jadi maba (almost 2 tahun lalu) aku dapat materi kuliah tentang 10 principle of economy kalau ga salah sih itu di matkul Pengantar Ekonomi Mikro dan Pengantar Ekonomi Makro. Salah satu point dari 10 principle of economy itu adalah trade off. Aku gatau sih apa aku yang telat belajar materi 10 principle of economy atau gimana yang jelas aku baru nyadar disitu sebenarnya ada aspek-aspek yang bukan hanya tentang ekonomi tapi tentang life yap betul tentang kehidupan (:  Kalau menurut p...

20 TAHUN

Gambar
  Tepat hari ini, 11 januari yang ke 20 dalam hidupku. Tiada kata yang terucap kecuali syukur atas nikmat Allah yang tak ada habisnya hingga aku masih dapat melanjutkan kehidupanku yang aku sendiri bahkan tak pernah tahu sampai kapan.  20 tahun lalu pukul 13.45 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta lahirlah seorang bayi perempuan. Bayi yang hadir di tengah keluarga Sugiyanto setelah 13 tahun lamanya penantian. Banyak orang berkata kelahiranku ini disambut dengan syukur dan sukacita karena setelah sekian lama tiada tangis dan tawa seorang bayi di rumah.   Perjuangan ayah dan ibu untuk mendapatkan lagi keturunan setelah 13 tahun kakakku lahir memang tidaklah mudah. Pernah, sebelum dititipkannya aku di rahim ibu, ada seorang bayi perempuan sebagai anak kedua ayah dan ibu namun ia ingin kembali pada Allah dan masih belum menjadi rezeki untuk keluarga Sugiyanto.  Setelah ber ikhtiar akhir nya Allah menitipkan lagi keturunan yang menjadi anak ketiga di keluarga Sugiyanto,...

Ketika Nur Mencari Cahaya

Gambar
  Mungkin , kalian bingung kenapa judulnya Ketika Nur Mencari Cahaya. Kenapa harus Nur mencari cahaya bukankah Nur sendiri artinya sudah cahaya? Alasannya kenapa Nur,  tidak lain dan tidak bukan. Soalnya ibuku namanya Nur hehe  😅. Sejak kecil aku selalu berpikir bahwa aku adalah anak yang paling beruntung di dunia. Aku merasakan banyak sekali keberuntungan yang kudapatkan sedari aku lahir dulu, kalau kata orang Jawa "wong bejo". Apapun keadaanya aku selalu merasa aku berada pada situasi yang beruntung baik itu susah maupun senang, pasti ada secuil hal walau sedikit tapi aku yakin pasti ada yang bisa disyukuri. Aku lahir di keluarga yang seiman dan beragama. Tak susah bagiku untuk mendapatkan pendidikan agama dari kedua orangtuaku. Aku bersekolah di sekolah Islam dari TK sampai SMP yang membuatku mendapatkan pelajaran agama yang lumayan. Walau banyak yang bilang pelajaran agama dari sekolah saja tidak cukup dan tidak menjamin. Well , semua bergantung pada pribadi masin...

Sandal Jepit Satu Kontainer

Gambar
  ‌Alhamdulillah tahun 2020 telah dilalui dengan berbagai macam ke-hectic-an nya.  Tahun yang kurasa paling nano-nano dan memberikan banyak sekali pembelajaran. Apalagi di penghujung tahunnya, adalah saat yang berat bagiku. Namun, aku yakin Allah adalah zat yang maha baik yang tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hambanya. Tulisan ini aku tulis tepat pada tanggal 1 januari 2021. Yap, tepat di tahun baru. Alhamdulillah tahun ini aku masih diberikan kesempatan umur, kesehatan, dan keberkahan nikmat dari Allah. Mungkin dibeberapa tulisanku akan aku ceritakan moment-moment ku bersama Ayah yang semoga kelak bisa aku baca lagi dan kuingat lagi bahkan bisa kuceritakan kepada anak-cucuku bahwa mereka mempunyai kakung-uyut yang sangat hebat seperti Ayah ❤️. Ada salah satu moment yang paling berkesan bersama ayah selama hidupku.  Jadi, ketika aku kecil aku bisa dibilang anak ayah bangetlah. Aku sering menghabiskan waktu bersama dengan ayah. Mulai dari ikut ayah ke p...

I B U

Gambar
Pagi ini di salah satu kabupaten yang bertetangga dengan Kota Solo. Matahari terlihat malu-malu untuk tampil. Mendung nya bulan desember yang biasanya selalu kurindukan. Tapi mendung kali ini berbeda, seperti aku tak ingin mengalaminya seumur hidupku.  Kali ini akan kuceritakan kepada kalian. Tentang perempuan paling kuat yang pernah aku lihat dalam hidupku. Tentang dia yang mengajarkan aku arti hidup yang sesungguhnya. Tentang ia yang menerjemahkan teka-teki dunia yang kadang terasa jahat. Tentang dia yang mengajarkanku menjadi wanita yang mandiri, dan tentang ia yang membawaku hadir di dunia ini.  Aku pernah ada pada tubuhnya. Mengikutinya kemanapun ia pergi. Turut merasakan apa yang ia rasakan, dan memakan apa yang ia makan. Pada ruangan sempit dalam tubuhnya aku pernah hidup. Dialah ibuku.  Bu, semenjak kepergian ayah memang aku merasakan dunia ku runtuh tak karuan. Mimpi yang sudah kutata rapi seakan hancur begitu saja tanpa bekas. Aku seperti tak punya harapan lagi ...

IT'S HARD TO DO BUT LIFE MUST GO ON

Gambar
   Huft, sepertinya ini adalah blog terberat yang aku tulis dan rasanya aku sedang berada di titik terendah yang pernah aku alami selama 19 tahun aku hidup. Sabtu, 12 Desember 2020 langitku seakan mendung dalam sekejap ketika seorang suster memberitahu bahwa ayah telah tiada. Seketika seperti atap rumah sakit runtuh mengenai tubuhku, terasa begitu hancur. Dinginnya hujan bulan Desember menambah nyeri tulang dan persendian. Separuh jiwaku pergi.     Aku tak pernah se sedih ini sebelumnya, sekalipun aku tersakiti. Hari itu aku merasa bukan menjadi diriku sendiri. Tatapanku kosong, ntah apa yang aku pikirkan seakan harapanku hilang, lenyap, begitu saja. Aku tahu setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Setiap perpisahan pasti berat untuk dilakukan. Itu nyata adanya.     Ayah pergi dalam keadaan yang kurasa siap. Tak bisa kupungkiri bahwa dia memang orang yang sangat baik. Jiwa penolong selalu ada pada setiap langkahnya dan itu yang selalu diterapkan pada anak-an...